Gold:
440
Silver:
30
Species:
Long
Class:
Fighter
Completed:
3
Upcoming:
1
Most recent:
8 hours ago
Nian adalah seorang pengrajin dan petarung keliling yang telah meninggalkan tanah kelahirannya sejak lama. Ia tidak banyak bercerita mengenai masa lalunya. Bahkan ketika ditanya mengenai keluarga atau asal-usulnya, ia hanya memberikan jawaban singkat, mengalihkan pembicaraan, atau sekadar tertawa seolah pertanyaan tersebut tidak penting.
Nama yang ia gunakan hanyalah Nian.
Tidak ada yang tahu apakah itu nama lengkapnya.
Sejak kecil, Nian telah terbiasa dengan api, logam, dan suara palu yang menghantam landasan. Ia memiliki bakat alami dalam memahami bagaimana sebuah senjata dibuat, bagaimana sebuah benda dapat diperbaiki, dan bagaimana sedikit perubahan pada bentuk logam dapat mengubah fungsi sebuah alat secara keseluruhan. Kemampuannya dalam membuat dan memodifikasi perlengkapan bahkan sering kali jauh melampaui apa yang terlihat dari sikapnya yang malas dan santai.
Namun, hidup sebagai pengrajin tidak selalu memberinya cukup uang untuk melakukan apa yang ia inginkan.
Dalam perjalanannya, Nian pernah terlibat dalam berbagai pekerjaan yang berada di luar batas hukum. Menyelinap ke tempat tertentu, mengambil barang yang "seharusnya tidak berada di sana", membuka kunci, dan sesekali menjual hasil pekerjaannya kepada orang yang mampu membayar. Ia tidak menganggap dirinya seorang kriminal besar.
Menurutnya, ia hanya mengambil pekerjaan yang tersedia.
Lambat laun, kemampuannya dalam bertarung berkembang seiring perjalanan. Ia belajar menggunakan berbagai macam senjata dan menemukan bahwa tubuhnya mampu menghasilkan kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang seharusnya dimiliki seseorang dengan ukuran tubuhnya.
Ada sesuatu yang tidak biasa dalam dirinya.
Sesuatu yang bahkan Nian sendiri jarang bicarakan.
Ketika kekuatannya dilepaskan, tubuhnya dapat membesar secara drastis dan kekuatannya meningkat berkali-kali lipat. Rune-rune kuno yang ia pelajari semakin memperjelas bahwa darah dan asal-usulnya bukanlah sesuatu yang sederhana.
Tetapi Nian tidak ingin membicarakannya.
Ia sudah meninggalkan kehidupan lamanya. Dan selama tidak ada yang mengusik masa lalunya, ia tidak memiliki alasan untuk kembali.
Sekarang Nian hanya berkelana dari satu tempat ke tempat lain, mengambil pekerjaan yang menurutnya menarik, mencari material langka, membuat perlengkapan baru, dan sesekali terlibat dalam masalah yang sebenarnya bisa ia hindari.
Ia tidak mencari ketenaran.
Ia juga tidak peduli apakah orang lain mengenalnya sebagai pahlawan, kriminal, pengrajin, atau petarung.
Selama ia masih bebas menentukan jalannya sendiri, Nian sudah cukup puas.
Namun, ada satu hal yang selalu ia sembunyikan dengan sangat hati-hati.
Nama keluarganya.
Dan untuk alasan yang hanya diketahui olehnya sendiri, Nian tidak pernah mengizinkan siapa pun untuk mengetahui nama tersebut.