Gold:
213
Silver:
8
Species:
Foxfolk
Class:
Ranger
Completed:
16
Most recent:
1 month ago
Theresa lahir beberapa tahun setelah kakaknya, Xilbella. Jika Xilbella tumbuh menjadi sosok yang mudah menarik perhatian, Theresa justru sebaliknya. Sejak kecil ia terbiasa berada satu langkah di belakang, menyaksikan bagaimana orang-orang selalu mengingat senyum percaya diri sang kakak, sementara dirinya sering luput dari perhatian.
Namun, Theresa tidak pernah membenci hal itu.
Baginya, Xilbella adalah sosok yang selalu melindunginya.
Mereka tumbuh di Kota Vinci, kota yang dipenuhi pedagang, petualang, penipu, dan orang-orang yang hidup dari rahasia. Xilbella belajar bagaimana membaca manusia, sedangkan Theresa lebih tertarik pada hal-hal yang tidak terlihat. Ia senang mengamati lorong-lorong sempit, mendengarkan percakapan yang terputus, dan memperhatikan detail-detail kecil yang sering diabaikan orang lain.
"Aku tidak perlu menjadi pusat perhatian. Seseorang tetap harus memperhatikan apa yang tidak dilihat orang lain."
Ketika masih muda, Theresa sering mengikuti Xilbella diam-diam. Ia tahu kakaknya terkadang mengambil pekerjaan yang tidak selalu bisa dijelaskan kepada keluarga. Mengantar paket misterius, mencari barang hilang, atau menemui orang-orang yang tidak ingin ditemukan. Xilbella berusaha menjauhkan Theresa dari dunia itu, tetapi rasa ingin tahu Theresa selalu lebih besar daripada rasa takutnya.
Suatu malam, rasa ingin tahu itu hampir merenggut nyawanya.
Saat mengikuti sebuah pertemuan yang melibatkan kakaknya, Theresa tanpa sengaja menyaksikan transaksi yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Orang-orang yang terlibat mencoba membungkamnya. Jika bukan karena Xilbella yang datang tepat waktu, Theresa mungkin tidak akan pernah kembali ke rumah malam itu.
Peristiwa tersebut mengubah banyak hal.
Xilbella menjadi lebih protektif, sedangkan Theresa mulai menyadari bahwa dunia di luar tembok kota jauh lebih berbahaya daripada yang ia bayangkan. Namun, alih-alih mundur, ia memilih untuk belajar.
Ia mempelajari cara bertahan hidup, cara membaca situasi berbahaya, dan cara menjaga dirinya sendiri. Tidak seperti kakaknya yang mengandalkan pesona dan kepercayaan diri, Theresa lebih mengandalkan kesabaran, pengamatan, dan perencanaan.
Bertahun-tahun kemudian, jalan hidup mereka mulai berbeda.
Xilbella terus mengejar jalannya sendiri, sementara Theresa memutuskan untuk menjadi petualang. Bukan demi ketenaran atau kekayaan, melainkan untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar "adik dari Xilbella."
Meski begitu, satu hal tidak pernah berubah.
Jika seseorang bertanya siapa orang yang paling ia percayai di dunia ini, Theresa akan menjawab tanpa ragu:
"Xilbella."
Dan jika seseorang cukup bodoh untuk menyakiti kakaknya, ia akan segera menyadari bahwa gadis yang selama ini berdiri di belakang bayangan Xilbella ternyata memiliki taringnya sendiri
| 24-27 verdant | vici city | to find hidden settlement |
|---|---|---|
| 30 verdant | vici city | helping hunters in vici city |
| 3 veyl | chabbylon | suspicious song |
| 6 veyl | vici | bantu pateng |
| 17 veyl | chabbylon | mancing |
| 19 veyl | vici | training |
| 23 veyl | vici | bantu pateng |
| 26 veyl | chabbylon | mancing |
| 3 bloom | vici city | tower lagi |
| 13 bloom | chabbylon | mancing lagi |
| 17 bloom | vici | bangun jalan |
| 4 solis | vici | tower lagi |
| 7 solis | vici | cari desa |
| 8 solis | chabbylon | mancing |
| tanggal | ration | hasil |
|---|---|---|
| 18 juni | -4 | boar tusk dan hide |
| 19 juni | -4 | boar tusk dan hide |
| 20 juni | -4 | Bear Claws/Teeth dan Brown Bear Pelt |
| 21 juni | -4 | Bear Claws/Teeth dan Brown Bear Pelt |
| 22 juni | -4 | Bear Claws/Teeth dan Brown Bear Pelt |