Namaku Nyx Raven Aku lahir di distrik kumuh ibu kota, tempat orang-orang seperti kami lebih sering dihitung sebagai beban daripada warga. Aku tidak pernah mengenal ayahku, dan ibuku meninggal ketika aku masih kecil. Sejak itu aku tumbuh bersama sekelompok anak jalanan yang saling menjaga satu sama lain untuk bertahan hidup. Mereka adalah keluarga pertama yang pernah kumiliki. Kami mencuri makanan, tidur di gang-gang sempit, dan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melihat matahari terbit keesokan harinya. Namun semuanya berakhir ketika salah satu dari kami tertangkap oleh penjaga kota. Demi menyelamatkan dirinya sendiri, ia menyerahkan nama seluruh kelompok kami. Aku berhasil melarikan diri dan bersembunyi di atas atap bangunan tua, tetapi dari sana aku menyaksikan teman-temanku ditangkap dan dihukum sementara aku tidak mampu melakukan apa pun. Sejak hari itu aku hidup dengan rasa bersalah yang tidak pernah benar-benar hilang, dan aku mulai menjaga jarak dari orang lain karena takut kehilangan mereka lagi.> Bertahun-tahun kemudian, aku bekerja sebagai kurir dan pencari informasi untuk dunia bawah. Aku bukan pencuri hebat atau mata-mata terkenal, hanya seseorang yang cukup cerdas untuk mendengar hal-hal yang seharusnya tidak kudengar dan cukup hati-hati untuk tetap hidup karenanya. Satu-satunya orang yang kupercaya adalah Aric, seorang rekan yang selama ini bekerja bersamaku. Ketika ia memintaku membantu mengambil sebuah dokumen rahasia dari gudang milik kerajaan, aku menerimanya tanpa banyak bertanya. Ternyata pekerjaan itu hanyalah jebakan. Saat penjaga datang, Aric menghilang dan meninggalkan seluruh bukti mengarah kepadaku. Aku dituduh melakukan pencurian dan pengkhianatan terhadap kerajaan, lalu dijatuhi hukuman pengasingan ke Wylderock Island. Kini aku tiba di pulau itu tanpa nama baik, tanpa teman, dan tanpa tempat untuk pulang. Tujuanku sederhana: bertahan hidup, menemukan alasan mengapa Aric mengkhianatiku, dan mencari dokumen yang membuat seseorang rela menghancurkan hidupku untuk menyembunyikannya. Jika dokumen itu masih ada, maka di dalamnya terdapat jawaban yang selama ini kucari, dan mungkin satu-satunya kesempatan untuk merebut kembali hidup yang telah dirampas dariku.