Gold:
693.7
Species:
Half Elf
Class:
Ranger
Subclass:
Hunter
Completed:
12
Most recent:
3 days ago
Saacha berasal dari sebuah desa kecil di tepi hutan. Pinggiran hutan itu merupakan tempat yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari penduduk desa, tempat mereka berburu, meramu, dan bermain. Ayah Saacha adalah seorang elf pengelana yang kemudain memilih untuk menetap di desa itu bersama dengan ibu Saacha. Ibunya adalah seorang manusia peramu obat yang mengenal tanaman dengan baik.
Namun, sekarang Saacha tinggal dan menetap dengan ibu angkatnya yang merupakan seorang Gnome yang ceria dan hangat. Rumah mereka dipenuhi oleh bau kayu, pai, dan sup. Saacha tidak akan pernah melupakan ibu kandungnya, tetapi jika seseorang menanyai siapa ibunya, Saacha tidak akan ragu untuk menjawab dengan nama Gnome tersebut.
Saat berusia tiga belas tahun, Saacha menyelamatkan dua anak desa dari seorang babi hutan liar yang terpojok dan siap menyerang mereka. Saacha bukanlah anak yang kuat maupun berpengalaman, namun ia cekatan dan cukup berani untuk berdiri di antara babi hutan dan dua anak desa tersebut. Saacha cukup melukai babi hutan liar itu yang memberikan waktu untuk mereka semua melarikan diri.
Saacha berusia 19 tahun dengan tinggi sekitar 171 cm dan berat sekitar 63 kg dengan tubuh ramping dan sedikit atletis, hanya sedikit. Kulitnya cerah dengan bintik-bitik di seluruh badan, terutama wajah dan bahunya. Lebih memungkinkan ia terbakar sinar matahari hingga kulitnya memerah daripada kulitnya menggelap. Matanya agak runcing sipit ke atas dengan iris berwarna hijau kekuningan, bulu mata bawahnya panjang. Panjang rambutnya menyentuh leher dan bertekstur lurus. Warna rambutnya merah hampir seperti cherry.
Saacha bukanlah seseorang yang vokal. Ia adalah pribadi yang tenang, observatif, dan tidak impulsif. Saacha juga merupakan seseorang yang kurang terbiasa dengan interaksi sosial, ia juga suka malu kalau dipuji atau menjadi sosok pusat perhatian. Saat Saacha malu, wajahnya cepat memerah terutama di bagian pipi dan telinganya. Ia juga sulit untuk menahan kontak mata saat ia malu.