Gold:
100
Reputation:
2
Species:
Orc
Class:
Barbarian
Rank:
E
Completed:
1
Most recent:
4 days ago
| Params | Deskripsi |
|---|---|
| Nama | Mbingmbingmbing Lembing (dipanggil "Lembing") |
| Species | Orc |
| NPC Must Alive | Grosk Ironvein |
| Asal Karakter | Desa Ghorbak Hollow, sebuah pemukiman Orc kecil yang tersembunyi jauh di dalam Jojoijo Forest. Desa ini dikenal sesama Orc sebagai tempat lahirnya para pelempar terbaik, berkat tradisi festival lempar tahunan yang sudah berlangsung turun-temurun. |
| Tanggal Lahir / Age | 17 Nisan, tahun 1196 — usia 24 tahun |
| Alignment | Chaotic Good |
| Lines & Veils | - |
| Appearance | Orc pria, 24 tahun, tinggi 6'8" (203cm), berat ±260 lbs (118 kg). Tubuh berotot atletis khas pelempar javelin. Kulit hijau kecoklatan. Rambut hitam gaya mullet — pendek rapi di depan, panjang berantakan di belakang. Dua gigi taring bawah mencuat. Wajah tegas dan sedikit menakutkan (rahang tajam, alis tebal, tatapan intens), tapi berubah hangat saat tersenyum. Kapalan tebal di telapak tangan kanan dari puluhan ribu lemparan. |
Lahir dan dibesarkan di Ghorbak Hollow, desa Orc terpencil di jantung Jojoijo Forest, Lembing sejak kecil dikenal sebagai pelempar lembing terbaik yang pernah lahir di sana. Setiap festival musim panas, ia selalu memenangkan kompetisi lempar jarak jauh — bukan cuma karena kekuatan fisiknya, tapi presisi hasil bertahun-tahun latihan bersama sahabatnya, Grosk Ironvein, sang blacksmith muda yang selalu menempa javelin terbaik khusus untuknya.
Semua berubah saat turnamen antar-suku tahunan diserang sekelompok penjarah yang mengira festival damai adalah target empuk. Di tengah kepanikan, kemarahan primal yang selama ini terkubur di balik disiplin atlet meledak, tercampur tahun-tahun latihan presisi — menciptakan pejuang yang melempar dengan kekuatan murka sekaligus akurasi seorang juara. Penjarah itu kalah telak. Sejak hari itu, Lembing sadar bakatnya bisa jadi lebih dari sekadar hiburan festival.
Kini ia meninggalkan Jojoijo Forest untuk mengembara, membawa javelin-javelin buatan Grosk sebagai kebanggaannya — bukan lagi demi medali, tapi demi melindungi mereka yang tak bisa melindungi diri sendiri. Ia berjanji pada Grosk untuk kembali suatu hari, membawa cerita-cerita dari dunia luar yang belum pernah mereka berdua lihat bersama.