ยฉ 2026 WestMarches.games
Gold:
181.98
Reputation:
5
Species:
High Elf
Class:
Sorcerer
Subclass:
Wild Magic Sorcery
Rank:
E
Completed:
1
Upcoming:
1
Most recent:
2 days ago
Nama: Edowin
Species: High Elf
Npc : Sorceress Sellen (Wife)
Asal Karakter : Asli luar Benua Tonala yang disebut Hierodas.
Tanggal Lahir / Age : 01 Elul 982 / 231 Yo
Allignment : Chaotic Good
Appereance :
ย
Edowin memiliki kulit berwarna cokelat matang (sawo matang) dengan mata berwarna gold yang agak pudar. Dia memiliki ekspresi yang tenang dan senyum yang tipis dikelilingi oleh janggutnya yang cukup tebal. Mengenakan monocle dan robe berwarna putih dibagian luar juga baju kasual dari kain biasa dibagian dalam yang berwarna biru tua. Ada detail garis merah yang mengelilingi robenya. Dia juga memiliki tas pinggang dari kulit hewan berwarna kulit berisikan buku catatan yang selalu dia bawa.
ย
Backstory :
Edowin adalah seorang High Elf yang dianugrahi keturunan Fey dan juga Sorcerer. Dia berasal dari sebuah Benua yang disebut Hierodas, Benua yang sedang dilanda suatu penyakit penyebab wafatnya Civil dalam jumlah yang tidak wajar sehingga menyebabkan Benuanya berada diambang kehancuran. Edowin bersama dengan istrinya Sellen diberikan perintah oleh Raja Septim III untuk melakukan ekspedisi keluar Benua demi mencari suatu obat yang dapat mengembalikan kejayaan Benua Hierodas.
Tahun demi tahun berlalu, dan pencarian itu berubah menjadi siksaan.
Edowin telah menginjakkan kaki di belasan benua. Ia menelusuri setiap jengkal hutan liar, meracik ratusan jenis kelopak bunga, dan memohon pada barisan Alchemist tersohor. Hasilnya nihil. Setiap petunjuk yang ia dapatkan hanya berakhir seperti percikan api kecil sempat memberi harapan, sebelum akhirnya padam dan meninggalkan ruang hampa yang dingin di dadanya. Edowin mulai meragukan segalanya. Ia meragukan kemampuannya, dan yang terburuk, ia mulai percaya bahwa obat itu hanyalah sebuah mitos.
Sekarang Edowin terduduk lesu diawak kapal yang berlabuh ke Benua jauh di sebelah selatan, dia berada di atas kasurnya dengan wajah yang sangat kusut, buku berserakan di mana-mana terlihat tidak terurus, rambutnya kusut dan dibawah matanya terlihat lingkaran hitam yang jelas menandakan kurang tidur, kepalanya tidak berhenti membisikkan bahwa tidak akan ada keajaiban bagi kaummu. Edowin menurunkan pandangannya ke pahanya melihat Istrinya sedang tertidur lelap dengan buku di atas dadanya, Sellen juga nampak dibawah matanya terlihat lingkaran hitam dengan tinta berwarna hitam di jemarinya, pemandangan yang simple namun cukup untuk menyejukkan hatinya Edowin yang sedang bergejolak dengan frustasi, dia membelai rambut istrinya yang berwarna hitam dan lembut bagaikan kain sutra. Edowin kemudian menarik napas dengan pelan lalu menghembuskannya, dia menampar kedua pipinya dengan harapan agar tidak berlama lama diam di dalam kolam keraguan. Edowin mengumpulkan tekadnya kembali dan menatap keluar jendela, dari jendela dapat terlihat sebuah Pulau atau lebih tepatnya sebuah benua yang memiliki kota yang sangat indah dari jarak mata memandang, dia dapat melihat kapal-kapal yang berlabuh... Itulah tujuan dia berikutnya. Benua Tonala, tempat dimana dia berharap keajaiban bagi kaumnya terletak disana... yaitu Benih Bunga Matahari.