Nia mengubah cara pandang Her dalam melihat dunia, dimana dulu ia membenci manusia tanpa pandang bulu, kini Her lebih sering menerima sosok manusia di kehidupannya, bahkan terkadang ia mementingkan keselamatan manusia dibanding dirinya sendiri... Meski begitu, Her tetap membenci manusia namun kali ini ia membenci manusia dengan alasan yang berbeda.
"Human is the worst race i ever met, but when i see her.... Everything goes magically comfortable" -Her
Namun ada di satu titik dimana Her dan Nia berada di situasi hidup dan mati, bukan karena pertarungan, mereka terjebak pada suatu kondisi cuaca yang ekstrim membuat mereka hampir kehilangan nyawa. Tak luput pula mereka dikejar oleh kelompok pemburu, saat mereka berhasil bersembunyi, Her dan Nia mengungkapkan perasaannya satu sama lain, bahkan mereka saling berjanji apabila mereka berhasil keluar dari tempat dan kejaran ini, mereka akan menikah dan menjalani kehidupan di tempat lain.
"Why not we just get married right now, so we can die as a wife and a husband" -Nia
Setelah mereka berhasil menghindari kejaran kelompok pemburu tersebut, Nia dan Her kini melanjutkan pertualangannya menuju Tonala sebagai suami dan istri.
Kini setelah ditinggal oleh NIa sang istri. Her tetap melanjutkan petualangannya menepati janji kepada sang istri untuk membawa cerita petualangannya. Kini Her menggunakan wujud aslinya, jika tidak sedang dibutuhkan setiap kali ia berkegiatan