© 2026 WestMarches.games

Level
4
Experience
6,250 XP
Gold:
657.68
Reputation:
23
Species:
Aasimar
Class:
Paladin/Warlock
Subclass:
Oathbreaker
Completed:
7
Most recent:
8 hours ago
Nama : Azriel Daemon Vidar
Nama Panggilan : Ashborn / Hunhow
Species : Aasimar
Npc Must Alive : DeHadjar Thuliaga ( Ex - Partner in Arms / Student )
Asal Karakter : Kerajaan Ayajiwiris Rongawi
Tanggal Lahir / Age : 7 Thamuz 1132 ( ~81 )
Allignment : Neutral Evil
Lines & Veils : Benci Paladin yang terlalu kaku dan baik. Trust Issues. Kekejaman sadis tanpa tujuan. Penghianatan. dan akan membilang namanya Ashborn kepada Aasimar lainnya dan Hunhow kepada Paladin lainnya. Ketika dibilang lahir dari abu/asap/bekas bakar.
Appereance :
Hair : Black Long Ponytailed
Armor : Armor berwarna gelap.
Eyes : Hitam / Biru / Ungu
Height : 210cm
Weight : 112kg
Backstory :
Azriel, seorang Aasimar berjuluk "Ashborn", tumbuh di bawah ajaran ayahnya, Oskar—seorang ksatria yang teguh pada jalan damai. Namun, keadilan ayahnya tidak membuahkan hasil. Keluarga mereka dimiskinkan oleh politik kotor Kerajaan Ayajiwiris Rongawi, hingga kedua orang tuanya meninggal dalam keputusasaan. Tertinggal hanya berdua dengan adiknya yang rapuh, Astrid, Azriel mencoba menjadi ksatria pelindung yang suci. Namun, realita dunia terlalu kejam bagi mereka yang hanya mengandalkan doa dan kebenaran.
Demi bertahan hidup, Azriel terpaksa turun ke dunia bawah sebagai petarung ilegal, menyadari bahwa "Dunia ini tak akan bisa diubah tanpa mengotori tanganmu." Saat ia akhirnya berhasil menjadi ksatria, masa lalunya memburu; sindikat bawah tanah menyandera Astrid.
Azriel memohon bantuan pada kerajaan dan sesama ksatria, namun tak ada yang peduli. Di titik kematian Astrid, ajaran suci ayahnya hancur lebur di hadapan satu pertanyaan mutlak yang menggema di kepalanya:
"Apa yang akan kau lakukan ketika menghadapi kejahatan yang tak bisa dikalahkan dengan cara yang benar? Apakah kau rela mengotori tanganmu dengan kejahatan untuk menghancurkannya? Ataukah kau akan tetap suci dan memegang teguh kebenaran, meski itu berarti kau harus pasrah dan menyerah pada kejahatan itu?"
Azriel menolak untuk menyerah. Kematian Astrid menjadi bukti bahwa kebenaran yang naif hanyalah omong kosong.
Dalam hal Mercenary atau tentang ksatria lain yang terlalu baik dan kaku, Azriel akan mengenalkan dirinya sebagai Hunhow. Memegang prinsip “Mengendalikan kejahatan untuk menghancurkan kejahatan yang lebih besar”, Hunhow memanipulasi para pembunuh bayaran dan sindikat kriminal bawah tanah untuk membelot.