© 2026 WestMarches.games
Gold:
1,508.35
Reputation:
29
Species:
High Elfs
Class:
Cleric
Subclass:
Grave Domain
Completed:
13
Most recent:
12 days ago
Nama: Abigail Homer
Species: High Elf
Gender: Unknown
Npc Must Alive : (Homer Family)
Shayn Homer (Brother)
Simpson Homer ( Father)
Marge Homer ( Mother)
Maggie Homer ( sister)
Doctor Abstrak (Teacher)
Doctor How ( Teacher)
Asal Karakter :Mez Ceniza
Tanggal Lahir / Age : 27 Adar 1112
Allignment : Good Neutral
Lines & Veils :Takut Serangga Terutama Kecoa
TAKUT BEBEK
Appereance :
Hair: Waivy Black
Eyes : Hazel
Height: 180
Weight: 72
Wear: wearing a robe that is usually worn by doctors
Di tanganya ada Relique Pemberian dari sekolah kedokteranya
Backstory :
Di ujung barat daya benua, berdiri kota pelabuhan bernama Mez Ceniza—satu-satunya gerbang masuk dari dunia luar. Lautannya tenang tanpa angin, dan kapal-kapal yang datang hanya bisa bergerak dengan Layar Surya, menangkap sisa-sisa cahaya dari matahari yang perlahan melemah.
Di kota senja abadi inilah, aku lahir.
Sejak kecil, hidup aku selalu ditemani cahaya redup—bukan terang yang menghangatkan, tapi cukup untuk bertahan. Kakak ku, Shayn Homer, memilih hidup yang stabil di bank Mez Ceniza institusi yang mengelola energi cahaya, kontrak pelayaran, dan… rahasia yang tidak semua orang boleh tahu.
Sementara Aku memilih jalan berbeda:
menjadi seorang penyembuh di dunia yang perlahan kehilangan sumber kehidupan utamanya
Sejak muda, dia menunjukkan ketertarikan aneh terhadap batas antara hidup dan mati. Bukan untuk menantang dewa, tapi karena dia percaya satu hal sederhana: “Tidak semua yang mati memang seharusnya mati.”
Dia belajar di bawah seorang tabib eksentrik yang sering menggabungkan sihir penyembuhan dengan eksperimen terlarang. Dari sanalah dia mendapatkan jubah khasnya—jubah dokter yang sudah ternoda waktu, simbol antara penyelamat dan… sesuatu yang lebih ambigu
Sesuatu yang Memerlukan bayaran sesuatu yang berkilau dan beharga
Setelah Dia Lulus Dari sekolah kedokteran dia memilih berpetualang mencari pengalaman mengundi nasib di derak kutukan negri tonala, Dengan tekad yang kuat dan didorong oleh rasa ingin tahu yang tinggi dia pergi dari negri kelahiranya