© 2026 WestMarches.games
Gold:
110.55
Reputation:
5
Species:
Dwarf
Class:
Cleric
Subclass:
-
Completed:
4
Most recent:
2 months ago
Ia adalah seorang Dwarf yang ditemukan secara tak sengaja disebuah gunung bebatuan di tengah hamparan gurun pasir, tidak ada yang tahu siapa orang tuanya. Secara kebetulan ada seorang pendeta yang menemukan dirinya. Dibawalah ia ke kota dan dibesarkan disana oleh orang tua angkatnya. Ia bernama Haroushin seorang pendeta tua yang menyembah dewa Zann di kota nya.
"Bheghah alamin" itulah nama yang diberikan oleh si haroushin. Bheghah tumbuh dan berkembang semakin baik. Terkadang mengikuti ritual ibadah, kadangkala juga haroushin meminta Bheghah untuk coba magang di bengkel tempa. Bheghah tidak tahu kenapa, tapi haroushin yakin hal tersebut dapat membangunkan insting nya sebagai dwarf pada umumnya.
Pada suatu hari ada sesosok Djinni yang lewat dan melihat bheghah, ia sebenarnya sekedar lewat tapi melihat bheghah dibesarkan oleh manusia cukup aneh karena dirinya seorang Dwarf. Disitu antara Bheghah dan Djinni saling bertukar cerita. Lalu munculah moment sang Djinni berkata
" aku akan memberikan mu kekuatan tapiii... berjanji padaku kamu harus keluar dari daratan ini dan berpetualang lalu kembali lagi ke tempat ini untuk menceritakan kisah-kisah mu padaku...
Aku begitu penasaran apa yang ada diluar sana..."
Berhubung Bheghah juga penasaran juga bentuk mencari jati diri di masa mudanya, tanpa pikir panjang ia pun setuju. Djinni menyentuh tangan si dwarf itu dan entah kenapa bheghah merasa ada sesuatu yang mengalir kepadanya.
Beberapa hari kemudian, Bheghah secara tiba-tiba meminta izin untuk berkelana kepada Haroushin. Ia pun menjawabnya
"Pergilah kemana kamu ditunjukkan oleh deity mu, biasanya para dwarf meyakini dewa bernama Moradin. Carilah ia, berikan penghormatan padanya dan berdoalah kepadanya jika kamu sedang di masa sulit"
Mulai dari situ, Bhegah pun memulai perjalanan nya menuju sebuah daratan disebrang tanah yang melahirkan dan membesarkan nya tanpa tahu suatu deity sedang diam-diam memperhatikan nasib dan takdir nya.