© 2026 WestMarches.games
Reputation:
27
Species:
Goliath
Class:
Ranger
Completed:
22
Most recent:
2 months ago
Reiner lahir dari ras Frost Giant, sebuah bangsa raksasa yang hidup dalam kerasnya dingin dan perang. Sejak kecil, ia telah ditempa oleh kedua orang tuanya yang merupakan seorang hunter. Dari merekalah Reiner belajar berburu, bertahan hidup, serta menguasai longbow dan shortsword. Disiplin, ketahanan, dan insting membunuh telah menjadi bagian dari dirinya bahkan sebelum ia memahami arti perang.
Ketika bangsa Frost Giant bangkit melawan para Dewa, Reiner telah tumbuh menjadi seorang archer yang terampil. Ia direkrut ke dalam pasukan aliansi Frost Giant dan ditugaskan untuk menghadapi bala tentara para Dewa. Di medan perang, ia menyaksikan kedahsyatan kekuatan ilahi yang menghancurkan pasukan bangsanya tanpa ampun.
Dalam salah satu pertempuran besar, Reiner terkena tebasan pedang suci milik prajurit Dewa. Api ilahi membakar wajahnya, meninggalkan luka parah yang merusak rupa dan tubuhnya. Meski selamat, kecacatan itu membuatnya dianggap tidak lagi layak bertempur. Ia dikeluarkan dari pasukan aliansi Frost Giant dan dipulangkan.
Namun penderitaannya belum berakhir.
Saat kembali ke tanah kelahirannya, ia mendapati rumahnya telah hancur. Para pasukan Dewa telah membumihanguskan desanya dan membunuh kedua orang tuanya. Dunia Reiner runtuh dalam sekejap. Dari abu dan darah, hanya satu hal yang tersisa dalam hatinya: dendam.
Dengan wajah yang terbakar dan hati yang membeku, Reiner meninggalkan tanah kelahirannya. Ia bersumpah untuk membunuh setiap Dewa yang ditemuinya, tidak peduli konsekuensinya. Baginya, para Dewa bukanlah makhluk suci—mereka adalah penjagal yang pantas dimusnahkan.
Dalam pengembaraannya, Reiner bertemu dengan seorang manusia setengah Dewa bernama Jason. Jason sedang mengumpulkan manusia dan makhluk non-manusia untuk membentuk kelompok perlawanan melawan para Dewa. Kelompok itu dikenal sebagai Argonauts.
Jason memiliki sifat yang kekanak-kanakan, namun karismatik dan penuh jiwa kepemimpinan. Di balik sikap santainya, ia memiliki tekad kuat untuk menumbangkan para Dewa. Aura kepemimpinannya mampu menarik berbagai ras dan bangsa untuk mengikuti perjuangannya.
Reiner, yang dipenuhi kebencian dan dendam, akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Jason dan Argonauts. Awalnya ia hanya melihat Jason sebagai alat untuk mencapai tujuannya. Namun seiring waktu, keduanya membangun ikatan yang lebih kuat dari sekadar rekan seperjuangan—ikatan yang bahkan lebih erat dari saudara seperangannya dahulu.
Kini, Reiner bukan lagi sekadar pemburu dari bangsa Frost Giant.
Ia adalah panah pembawa pembalasan.
Dan para Dewa adalah targetnya.