Latar Belakang: Malik, Adik Cyan
Malik dan Cyan dibesarkan di Rumah Abu, panti asuhan yang sebenarnya sarang pelatihan sebuah serikat pencuri. Anak-anak yang tidak berbakat dibuang ke sungai. Yang berbakat dilatih menjadi pencuri dan pembunuh. Cyan adalah murid terbaik di sana. Setiap kali Malik gagal, Cyan yang menerima hukumannya: cambukan, kurungan gelap, dan malam-malam tanpa makan. Cyan selalu bilang, “Selama aku masih berdiri, kamu tidak perlu jadi seperti mereka.”
Saat Malik berumur dua belas, Cyan diberi tugas menjarah gudang seorang bangsawan, dan Cyan berjanji akan kembali sebelum fajar. Cyan tidak pernah kembali. Serikat menyebut Cyan pengkhianat yang membawa kabur hasil jarahan. Seminggu kemudian, Malik menemukan perangkat pembuka kunci milik Cyan di tepi sungai, masih berlumuran darah kering dan terikat dengan benang biru yang selalu Cyan pakai di pergelangan tangan.
Tidak ada mayat yang pernah ditemukan.
Setelah itu, Malik terpaksa menjadi senjata serikat. Di usia empat belas dia sudah membunuh untuk pertama kalinya, dan dia masih ingat wajah orang itu. Dia belajar semua yang Cyan ajarkan, dan semua yang Cyan tidak sempat ajarkan. Di usia tujuh belas dia kabur dari serikat sambil membawa satu hal: benang biru itu.
Alasan Menjadi Petualang
Malik tahu Cyan tidak mungkin sekadar pengkhianat. Dia mengikuti jejak Cyan sebagai rogue karena hanya itu cara dia bisa menelusuri langkah terakhir Cyan: menyelinap ke tempat yang sama, membuka kunci yang sama, dan menanyai orang-orang yang Cyan temui. Jalur petualang memberinya alasan untuk berkeliling, bayaran untuk bertahan, dan perlindungan dari serikat yang masih memburunya. Di sisi lain, jauh di dalam hatinya, dia takut menemukan kebenaran: bahwa Cyan memang meninggalkannya, atau bahwa Cyan sudah menjadi sesuatu yang tidak lagi dia kenal.
Kepribadian & Luka
Malik bicara sinis dan jarang tersenyum tulus. Dia tidur dengan satu belati di tangan dan sering terbangun karena mimpi tentang sungai. Dia tidak pernah membiarkan siapa pun menyentuh benang birunya. Kalau seseorang membahayakan temannya, dia berubah dingin dan efisien, dan itu justru yang paling dia benci dari dirinya sendiri.
Ideal, Ikatan, Cacat (siap dicopy)