Leaf tidak pernah benar-benar tahu dari mana ia berasal.
Hal pertama yang ia ingat adalah sebuah jalan panjang.
Tidak ada rumah.
Tidak ada keluarga.
Tidak ada desa yang dikenalnya.
Hanya jalan, hutan, dan sebuah alat musik yang tergantung di punggungnya.
Anehnya, Leaf tahu bagaimana cara memainkannya.
Ia tidak tahu siapa yang mengajarinya.
Ia juga tidak tahu mengapa ia bisa mengingat ratusan melodi yang bahkan belum pernah ia dengar sebelumnya.
Pada awalnya, Leaf mengira ia hanya kehilangan ingatan.
Namun semakin lama ia berjalan, semakin ia menyadari sesuatu yang jauh lebih aneh.
Ada bagian dari hidupnya yang seolah-olah tidak pernah terjadi.