Ia belajar bahwa setiap orang memiliki cerita.
Dan ia menyukai cerita-cerita itu.
Ketika masih kecil, Fionn berteman dengan seekor Eevee yang kemudian menjadi partner terdekatnya. Hubungan mereka berkembang bukan karena Fionn berhasil melatih Eevee dengan sempurna, tetapi karena mereka tumbuh bersama. Eevee sering menjadi satu-satunya makhluk yang tidak bisa Fionn bohongi.
Ketika Fionn mengatakan,
“Aku baik-baik saja.”
Eevee biasanya hanya memandanginya lama.
Seolah tahu bahwa itu tidak benar.
Pada usia 17 tahun, Fionn akhirnya meninggalkan Lumiose City untuk melakukan perjalanan sebagai Pokémon Trainer.
Ia tidak memiliki ambisi sederhana seperti menjadi Trainer terkuat di Kalos.
Ia ingin melihat dunia.
Ia ingin bertemu orang-orang baru, mengunjungi tempat-tempat yang hanya pernah ia lihat dari cerita, dan menemukan apa yang sebenarnya ia inginkan dalam hidup.
Namun ada alasan lain yang bahkan jarang ia akui kepada dirinya sendiri.
Fionn pernah mengalami sebuah perpisahan yang membuatnya sadar bahwa orang-orang tidak selalu tinggal dalam hidup kita selamanya.
Seseorang yang sangat berarti baginya pernah pergi dari Lumiose City.
Tidak ada pertengkaran besar.
Tidak ada pengkhianatan.
Tidak ada akhir yang dramatis.
Mereka hanya berpisah.
Dan Fionn tidak pernah benar-benar tahu kapan tepatnya sebuah pertemuan berubah menjadi kenangan.
Sejak saat itu, ia mempunyai kebiasaan untuk selalu berkata:
“Sampai jumpa lagi.”
Bukan karena ia yakin mereka benar-benar akan bertemu kembali.
Tetapi karena ia tidak suka mengatakan selamat tinggal.
Perjalanan Fionn kemudian menjadi lebih dari sekadar perjalanan seorang Pokémon Trainer.
Setiap kota memberinya seseorang untuk dikenang.
Setiap perjalanan memberinya seseorang untuk dirindukan.
Setiap kemenangan memberinya alasan untuk tersenyum.
Dan setiap kekalahan mengajarinya bahwa tidak semua hal bisa diselesaikan dengan keberanian.
Di sepanjang perjalanan, Fionn perlahan akan menghadapi sebuah pertanyaan yang jauh lebih sulit daripada memenangkan pertarungan Pokémon:
Jika semua orang yang kita temui pada akhirnya pergi, apa yang membuat sebuah pertemuan tetap berarti?
Dan mungkin, jawabannya tidak berada di akhir perjalanan.
Mungkin jawabannya ada pada orang-orang yang berjalan bersamanya.
Termasuk Eevee.