Di bawah bayang-bayang gurun Babilonia yang dingin, ada rahasia yang disimpan rapat-rapat. Tentang kota yang berpura-pura tenang, tentang janji-janji yang dibeli dengan sekantong emas, dan tentang sebuah rumah megah di tengah pasir yang tidak seharusnya ada di sana. Malam itu, investigasi di desa terbakar berakhir menggantung. Setelah ledakan fireball yang menghancurkan puing-puing rumah, kolam ajaib yang mendadak kering diisap oleh mulut raksasa di dasar pasir, dan sosok misterius bernama Akhem yang kakinya patah namun sembuh dalam hitungan detik semuanya terhenti. Bukan karena para petualang menyerah. Tapi karena batu kecil di dalam genggaman mereka batu yang diberikan oleh Sherlock Holmes tiba-tiba berdenyut kencang. Berdenyut seperti detak jantung yang panik, memberi sinyal bahwa ada bahaya tak kasat mata yang sedang mengintai. Mereka harus pulang. Mereka juga melaporkan petualangan mereka di desa yang terbakar, mereka mendapatkan sesuatu di tengah puing desa yang hangus, ada satu petunjuk yang tersisa. Sebuah teka-teki kuno yang terukir di balik deretan bejana dan piring yang berdebu: "Di tempat aroma bumbu menggugah selera, aku bersembunyi di balik riuk piring dan bejana... Tak ada resep atau bahan makanan di dalamku, hanya ruang gelap atau lorong sunyi yang menunggu." Namun, kepulangan mereka justru membuka benang kusut baru yang jauh lebih mengerikan. Saat melapor, Sherlock Holmes justru menatap mereka dengan dahi berkerut dan kebingungan yang nyata. Batu itu... sama sekali tidak memiliki sihir. Holmes tidak pernah memasang mantra panggil pada batu tersebut. Lalu, sihir gelap milik siapa yang sengaja memanipulasi batu itu untuk mengusir mereka malam itu? Ketegangan makin memuncak ketika kecerobohan para petualang yang membicarakan temuan ini secara terbuka di depan publik memancing amarah. Sambutan hangat yang mereka harapkan berubah menjadi luapan murka dari Big Mama sang penguasa jaringan perdagangan yang terancam rugi besar serta tatapan dingin yang menusuk dari Istri Lord Sumu-abum. Di Babilonia, membocorkan rahasia elit di tempat umum adalah kesalahan fatal. Karena kegagalan investigasi semalam, Sharelock Holmes sebagai pemegang otoritas terkuat kedua setelah menghilangnya Svhamas juna aha (putra pertama Lord Sumu Abum) mengeluarkan surat perintah untuk siapapun orang yang merasa dirinya kuat datanglah ke camp Babilonia.
Atropa DellaDonna