
"Ketika dunia tenggelam dalam Mahāpralaya, satu nama perlahan lenyap dari setiap peta dan kisah yang tersisa Mirelune."
Namun, roda Kala kembali berputar...
Sebuah titah kerajaan tersebar ke seluruh kepulauan, mengabarkan bahwa Festival Moonbloom akan kembali diselenggarakan untuk pertama kalinya sejak Mahāpralaya. Pelabuhan Mirelune kembali dibuka, mengundang para yātrika, pedagang, cendekiawan, dan petualang untuk menghadiri perayaan tersebut. Dengan tujuan masing-masing, kalian menjawab panggilan itu, sebab di dunia yang telah kehilangan begitu banyak, secercah āśā sekecil apa pun layak untuk dikejar. Akan tetapi, ketika langkah pertama menginjak tanah Mirelune, sebuah pertanyaan mulai memenuhi benak.
Bagaimana mungkin sebuah kerajaan dapat tetap tersenyum... ketika seluruh dunia telah belajar arti kehilangan?
Arua