Shel merupakan sebuah bocah berumur 10 tahun yang tidak bisa mengingat kehidupannya sebelum itu. Ingatan dia hilang sepenuhnya hingga ia tidak mampu mengingat keluarga, teman, bahkan Namanya sendiri. Hanya sebuah rasa bersalah yang pedih dan ketidakinginan untuk hidup yang tersisa pada dirinya.
Bocah yang kosong hampa itu menemukan dirinya berjalan dan berjalan terus hingga ia tidak mampu karena kakinya yang rusak. Ia terhampar di tanah yang gersang tanpa ada nyawa sedikitpun. Saat mendekati ajal sebuah pria menemukannya dan memberinya makan. Pria tersebut menanyakan dan memahami posisi anak itu. Sehingga pria itu memberinya tujuan hidup baru dan menjadi gurunya. Bahkan nama Shel yang dipakainya sekarang merupakan nama pemberian gurunya sendiri.
Di umur 18 tahun, Shel telah menjadi seorang pemuda yang ahli dalam seni membunuh. Ia telah dilatih dengan berbagai macam bela diri yang berguna untuk mematikan lawan secepatnya. Ia juga sangat handal dalam menggunakan pisau. Ia kini hanya mempunyai satu tujuan hidup, yaitu menggulingkan dan membunuh diktator bumi saat ini.
Di tengah misinya, ia bertemu dengan berbagai macam teman dan lawan yang mendampinginya dalam misi yang ia tempuh. Ia mulai belajar kembali bagaimana cara menjadi manusia. Ketika sedang melawan musuh bebuyutannya dalam suatu lab para ilmuwan jahat. Sebuah perangkat mengalami malfungsi dan merobek fabrik realitas. Bolongan tersebut menyedot dirinya dan ia menemukan dirinya dalam sebuah dunia asing yang ia tidak kenal.