•
Updated 5 months ago
Valtheris Concord diperintah oleh High Trade Council, sebuah dewan elit yang terdiri dari tujuh kursi kekuasaan. Di puncaknya berdiri Grand Broker, yang berperan sebagai penentu arah dan penengah dalam setiap keputusan besar. Lima kursi lainnya dipegang oleh House dagang terkuat yang mengendalikan jalur, komoditas, dan arus kekayaan dunia, sementara satu kursi terakhir—dikenal sebagai Seat of Balance—tidak dimiliki secara permanen, melainkan diisi oleh pihak netral untuk menjaga keseimbangan kekuasaan. Dalam sistem ini, kekuasaan tidak diwariskan melalui darah, melainkan dipertahankan melalui pengaruh, kekayaan, dan kendali atas perdagangan.
7 Seat Counceal terdiri dari 1 Grand Broker 5 House Counceal 1 Seat Of Balance yang terdiri :
A. Grand Broker
pemimpin tertinggi (de facto), bukan raja, tapi: pengendali arah kebijakan, mediator utama
Kekuatan : menentukan agenda , memutuskan saat voting buntu.
B. 5 High Trade Lords
Diisi oleh House dagang terbesar
C. Seat of Balance
Tidak dimiliki permanen oleh House. Diisi oleh: guild netral, atau perwakilan independen
Fungsi: menjaga keseimbangan, mencegah dominasi satu House
5 High Trade Lors antara lain :
Penjelasan Lambang :
Bendera Valtheris Concord mencerminkan kekuasaan yang dibangun di atas keseimbangan dan kendali perdagangan. Latar biru gelap melambangkan stabilitas, kedalaman strategi, dan ketenangan dalam menghadapi arus dunia yang terus bergerak, sementara ornamen emas menggambarkan kekayaan, kemakmuran, dan otoritas ekonomi. Di pusatnya, simbol timbangan yang terintegrasi dengan lingkaran rumit merepresentasikan keseimbangan antara lima House besar serta arus perdagangan yang terus berputar tanpa henti. Lingkaran tersebut juga menandakan jaringan global yang saling terhubung, di mana setiap jalur memiliki peran penting. Lima simbol kecil yang mengelilinginya melambangkan kelima House dagang, sementara permata tunggal di atas menjadi lambang Seat of Balance—penjaga keseimbangan yang berdiri di luar kepentingan. Secara keseluruhan, bendera ini menggambarkan Valtheris sebagai kekuatan yang tidak menguasai dunia dengan pedang, melainkan dengan kontrol, perhitungan, dan nilai yang tak terlihat.