Daiva Canda adalah seorang Tiefling berpenampilan anggun dengan tanduk merah gelap yang melengkung ke belakang dan mata berwarna keemasan yang terkadang memancarkan kilatan cahaya magis. Rambutnya hitam pekat, kontras dengan kulit merah keunguan, sementara ekornya selalu bergerak perlahan seolah mengikuti emosinya.
Sebagai keturunan Asmodeus, darah Infernal mengalir kuat dalam dirinya. Namun, kekuatan yang muncul bukanlah sihir iblis yang teratur dan terkendali. Sebaliknya, Daiva memiliki Wild Magic—energi sihir liar yang muncul secara spontan dan sulit diprediksi.
Daiva sendiri tidak selalu tahu apa yang akan terjadi ketika ia menggunakan sihir. Satu mantra dapat menghasilkan ledakan dahsyat, sementara mantra berikutnya mungkin menghasilkan sesuatu yang sama sekali tidak masuk akal. Anehnya, ia justru mulai menganggap ketidakpastian itu sebagai bagian dari dirinya.
"Aku tidak pernah benar-benar gagal menggunakan sihir. Aku hanya... mendapatkan hasil yang berbeda dari rencana."
Di balik sifatnya yang tenang dan terkadang sarkastis, Daiva memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap asal-usul kekuatannya. Ia takut bahwa Wild Magic dalam dirinya bukan sekadar bakat alami—melainkan sesuatu yang diwariskan melalui garis keturunannya, atau bahkan hadiah dari kekuatan yang jauh lebih tua daripada dirinya.