Buddik dulunya adalah seorang ketua dari grup bandit kecil yang menyergap orang-orang yang sedang dalam perjalanan jauh (pilgrim). Tidak terpikir olehnya jika suatu hari dirinya akan bertobat. Namun suatu hari, kelompoknya menyerang seorang Monk. Monk tersebut mengalahkan kelompok Buddik dengan mudah, dan sebelum menghabisi Buddik, dia mengulurkan tangannya sebagai tanda salvation terakhir. Dia mengajari Buddik bahwa semua makhluk hidup bisa mendapatkan kesempatan kedua.
Buddik ikut dengan monk itu ke monastery-nya. Berlatih untuk bersabar, berlatih untuk tabah, dan berlatih untuk memaafkan. Butuh bertahun-tahun agar Buddik untuk bahkan sekadar memahami apalagi menerapkan konsep tersebut. Untuk mencoba menerapkan ajaran yang selama ini dia dapatkan, akhirnya Buddik keluar ke dunia luar untuk mulai berbuat baik. Buddik tahu dia bukanlah pribadi yang sempurna, bahwa suatu saat godaan untuk berbuat jahat itu akan datang lagi, tapi seperti semua makhluk hidup di semesta ini, dia harus berusaha yang terbaik