Gold:
384
Silver:
125
Species:
Fox-Folk Kitsune (Custom Lineage)
Class:
Monk (Warrior Of Mercy)
Completed:
3
Upcoming:
3
Most recent:
9 hours ago
TB : 130 cm (4.25 ft)
BB : 35 Kg (77 Pounds/lbs)
Umur : 20 Tahun (9 Amberstride 186)
Alignment : Neutral Good
Soma Zenko lahir di Benua Akatsushima, tepat pada awal musim gugur, ketika daun maple pertama mulai memerah dan angin pegunungan membawa aroma panen. Di antara keluarga Zenko, para penjaga kuil kuno yang telah mengabdi selama beberapa generasi, kelahirannya dianggap sebagai pertanda yang baik. Anak yang lahir pada pergantian musim dipercaya memiliki hati yang lembut, mudah memahami makhluk lain, dan kelak mampu menjadi jembatan antara dunia manusia dan dunia roh.
Ayah Soma adalah seorang elf pengembara yang pada masa mudanya tersesat di pegunungan Akatsushima dan diselamatkan oleh para penjaga kuil Zenko. Selama bertahun-tahun ia tinggal di kuil, mempelajari bahasa, tradisi, dan cara hidup keluarga tersebut. Di sanalah ia jatuh cinta kepada seorang fox folk dari klan Zenko, seorang penjaga kuil yang tenang dan penuh belas kasih. Pernikahan mereka sempat dipandang aneh oleh beberapa klan lain, namun keluarga Zenko menerima mereka dengan hangat, percaya bahwa niat tulus lebih penting daripada asal-usul darah.
Soma tumbuh di tengah kehidupan kuil yang damai. Ia membantu membersihkan halaman, menyalakan lentera batu setiap senja, merawat rubah-rubah liar yang berkeliaran di sekitar hutan suci, dan mengantar obat kepada penduduk desa yang datang meminta pertolongan. Dari ibunya ia belajar doa-doa kuno dan rasa hormat terhadap roh-roh penjaga, sementara dari ayahnya ia belajar membaca, memanah, dan melihat dunia dengan rasa ingin tahu yang tidak mengenal batas.
Namun ada satu hal yang selalu mengganggu pikirannya: ia hanya memiliki satu ekor.
Di antara bangsa fox folk, jumlah ekor melambangkan pertumbuhan jiwa dan kekuatan spiritual. Beberapa remaja seusianya mulai menunjukkan tanda-tanda akan memperoleh ekor kedua, tetapi Soma tidak merasakan perubahan apa pun. Sebagai anak berdarah campuran, ia sering diam-diam bertanya apakah darah elf dalam dirinya membuatnya berbeda. Ia tidak pernah dibenci, tetapi rasa ragu itu tumbuh perlahan di dalam hatinya.
Suatu musim gugur, seorang biksu pengembara singgah di kuil Zenko. Sang biksu mengajarkan bahwa kekuatan sejati tidak lahir dari amarah atau kesombongan, melainkan dari disiplin, belas kasih, dan keberanian untuk melindungi orang lain. Soma menjadi muridnya selama beberapa tahun, mempelajari seni bertarung tanpa senjata, meditasi, serta cara menyembuhkan luka.
Ketika usianya genap lima belas tahun, Soma menyadari bahwa ia tidak bisa terus mencari jawaban hanya di dalam lingkungan kuil. Dengan restu kedua orang tuanya, ia meninggalkan rumah untuk berkelana melintasi Akatsushima. Ia ingin menjadi lebih kuat, melindungi mereka yang membutuhkan, dan suatu hari menumbuhkan ekor keduanya, hingga ekor kesembilan—bukan demi kebanggaan semata, tetapi agar ia dapat kembali sebagai seseorang yang benar-benar layak menyandang nama keluarga Zenko.
Soma Zenko, putra seorang elf pengembara dan fox folk dari klan Zenko di Benua Akatsushima, menjalani latihan Way of Mercy untuk memahami bahwa penyembuhan dan kematian, kelembutan dan kekuatan, adalah dua aliran energi yin dan yang yang harus berjalan seimbang. Bertahun-tahun ia gagal mengendalikan kedua energi itu, hingga pada petualangan pertamanya sebagai adventurer, dia mengalami situasi hidup dan mati. Namun, ada seorang "bocah" (Izzy) yang menyelamatkan nyawanya dengan mengorbankan dirinya untuk terkena serangan fatal tersebut. Soma yang sebelumnya hanya bisa fokus pada satu hal seperti, bertarung atau menyembuhkan, harus membuat pilihan sulit disana. Beruntung ada beberapa petualang senior yang berada disana mendampingi mereka. Setelah menyelesaikan misi tersebut, Soma kembali ke tavern tempat dia menginap dan berusaha kembali menyatukan energi yin dan yang. Bertahun-tahun dia berusaha menyeimbangkan energi tersebut saat pelatihannya di kuil, namun pada hari itu, dalam satu napas yang sempurna; energi spiritualnya menjadi tenang untuk pertama kalinya, dan dari keseimbangan itulah ekor keduanya bangkit, menandai bahwa ia telah melangkah melampaui sekadar kekuatan fisik menuju harmoni sejati.
| No | Tanggal | Misi | Lokasi | Catatan Pribadi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 15-27 Veyl 206 | The Moon | Vici City | "Memang perjalanan menuju dunia luar sangat efektif untuk mencari kekuatan, akhirnya setelah sekian lama ekorku bertambah 1, sudah saatnya mengirimkan surat untuk orang tuaku" |
| 2 | 29 Veyl 206 | Training: Who Let The Dogs Out? | Vici City | "Anjing yang cukup unik dan menjengkelkan" |
| No | Tanggal | Bahasa | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 12-08-2026 | Draconic | Gagal |
| 2 | 12-08-2026 | Draconic | Gagal |
| No | Tanggal | Fauna/Flora | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | 12-08-2026 | Flora (Paralime) | Gagal |
| 2 | 13-08-2026 | Flora (Wolfbane) | Gagal |
| Flora | Fauna |
|---|---|
| Wolf Teeth 1x | |
| Wolf Pelt 1x |